Ikut Berpartisipasi, Pahlawan Super dan Mickey Mouse Ikut Melaksanakan Razia Masker di Lombok Barat

Kabarlobar.site – Pandemi virus corona yang terjadi saat ini membuat kita merasa was-was setiap kali harus beraktivitas di luar rumah.

Untuk sekadar pergi ke sebrang jalan pun, kita harus menggunakan masker agar bisa terlindungi dari infeksi virus.

Oleh karenanya berbagai upaya terus dilakukan masyarakat untuk selalu menjaga Kesehatan diri agar tercegah dari virus corona.

Pemerintah Daerah Lombok Barat pun turut andil dalam melakukan berbagai upaya pencegahan dini dalam menjaga kondisi wilayahnya dalam meminimalisir penularan Covid-19.

Pemberian himbauan, sosialisasi dan edukasi sampai dengan penindakan hingga kini terus gencar dilakukan oleh Pemkab. Lombok Barat dengan bersinergi bersama aparat TNI-Polri Lombok Barat.

Penindakan disiplin yang dilakukan sejak tanggal 14 September 2020 hingga kini masih terus dilaksanakan untuk lebih meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol Kesehatan Covid-19 seperti halnya yang dilakukan oleh tim gabungan Sat Pol PP, Kodim 1606/Lobar dan Polres Lombok Barat ini di wilayah Senggigi, Minggu Sore. (27/9)

Penempatan gabungan personil disetiap ruas-ruas jalan Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat ini dilaksanakan untuk memaksimalkan pemantauan dan pengawasan terhadap protokol Kesehatan kepada masyarakat dan pengguna jalan saat berada di tempat umum dan melintasi jalur tersebut.

Kegiatan Razia dalam rangka Operasi Yustisi Imbangan Penegakan Perda NTB No. 7/2020 tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Lombok Barat AKP I Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H.

Namun, ada pemandangan unik yang terlihat saat pelaksaan Operasi Yustisi yang digelar tersebut.

Hal uniknya, operasi yang digelar bersama dengan TNI dan Satpol PP ini, beberapa dari tim gabungan tersebut mengenakan konstum ala-ala pahlawan super dan kartun.

Kabag Ops Polres Lobar menuturkan pegelaran kostum pahlawan super tersebut bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat agar lebih mengingat kembali penerapan protokol kesehatan Covid-19 .

“Supaya masyarakat lebih tertarik akan pentingnya penggunaan masker dan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 lainnya,” tutur Kabag Ops.

Disamping itu, pegelaran konstum tersebut merupakan salah satu cara yang humanis dalam selama kegiatan operasi tersebut berlangsung.

Dalam pegelaran razia tersebut, sedikitnya 62 orang terjaring melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Penindakan dilakukan terhadap pelanggar dengan memberi sanksi membersihkan tempat umum dan membayar denda.

“30 pelanggar dikenakan sanksi sosial, 31 pelanggar dan 1 orang ASN dikenakan sanksi administratif dengan total denda terkumpul sebanyak Rp 3,3 Juta ruipah,” jelasnya.

Kegiatan yang dilakukan selama beberapa jam tersebut harapnya memberikan dampak lebih terhadap kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat berada ditempat umum.

“Semoga inovasi humanis yang kami lakukan bisa efektif menyadarkan dan mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan,” harapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *